Kamis, 14 November 2013

Salah satu Calon Penerima Beasiswa LPDP

Allahu Akbar. Allahu Akbar. Allahu Akbar.Alhamdulillah. Rasa syukur hanya kepada Allah, Maha Pemberi Kesempatan.

Telepon dari Kak Nadia mengejutkan saya pagi kemarin. Kata Kak Nadia, nama saya ada sebagai salah satu peserta yang lolos wawancara. Dan SK Dirut LPDP tentang kelulusan itu sudah ada di email. Saya kembali membuka email di handphone saya.

Ketika saya membaca lebih teliti, rupanya benar. Itu adalah email pengumuman hasil seleksi wawancara. Saya mengucapkan hamdalah berulang kali. Saya bahagia. Saya memberitahu Mak dan keluarga kabar gembira ini via telepon. Selanjutnya, abang, meminta dipastikan bahwa SK yang dimaksud itu benar. Saya tidak yakin dan tidak menyangka. Karena saya sangat pesimis dengan wawancara itu. Sudah dua hari pengumuman tersebut di email saya, tetapi saya tidak memberitahu siapapun.

Semua usaha pasti ada hasilnya. Gak datang dengan cepat, ya lambat. Yang penting jangan menyerah dan terus berdoa.

===========================BAGIAN TIDAK RESMI===========================

Postingan ini sebenarnya untuk menyampaikan ucapan terima kasih saya untuk semua pihak yang sudah berkontribusi dalam hidup saya.

Pertama, Allah, dan Rasulullah, Alhamdulillah atas semua nikmat dan kasih sayang.

Kedua, untuk keluarga. Mak adalah penyemangat terhebat, sumber inspirasi. Lalu Woe, Nek, Pak, dan keluarga yang selalu mendukung lia, dengan kasih sayang dan materi. Rasanya jika lia mampu membeli dunia ini, belum juga mampu menggantikan yang sudah Mak beri.

Ketiga, untuk Abang, terima kasih banyak untuk dengerin nangisnya lia ketika capek, cerita gak penting lia sampai lia ketiduran, dan ngeluh-ngeluh lia kalau lagi down. Walaupun abang jauh, tapi abang selalu ada. Dan abang selalu berusaha untuk speak English waktu lia butuh speak in that way. Kalau abang disini, pasti abang yang selalu ada kayak dulu. Kangen.

Keempat, untuk Bang Rahmat Lazuardi, manusia "aneh" yang telah berkontribusi secara langsung dalam meningkatkan nilai TOEFL aku. Terima kasih sebanyak-banyaknya. Untuk bimbel bahasa inggris gratis yang gak mampu aku bayar, untuk motivasi yang sebelumnya gak aku punya, untuk sikap qe yang gak aku ngerti, tetapi hal tersebut selalu membuat aku ingin membuktikan diri kalau aku mampu menjadi seseorang yang minimal memenuhi syarat untuk hidup di dunia ini.

Untuk semua waktu yang dihabiskan oleh reading-reading toefl yang bikin aku mual dan merasa paling bodoh, aku bersyukur. Untuk  waktu menyimak aku membaca yang qe bilang terlalu sunti. Terserah. Aku gak peduli. Dan terakhir, untuk latihan wawancara yang aneh itu, aku juga terima kasih.

Kelima, untuk Ria Purnama, orang yang bisa aku sebutin Bang Ralaz versi cewek, yang juga paling banyak membantu selama setahun terakhir ini. Ketika bingung dengan structure, Ria adalah penawarnya. Aku ingat, aku pernah siksa Ria dengan bundle besar kumpulan soal structure, dan Ria mau meluangkan waktunya untuk dibingungkan dengan soal-soal itu. Untuk semua klub dan komunitas yang membuat kita harus play hard, aku bersyukur. Aku bisa kenal banyak orang dan berguna untuk masyarakat.

Dari Ria aku belajar, bahwa untuk mewujudkan impian, butuh semangat dan perjuangan yang kuat.

Keenam, teman-teman di LIF Community, ACCES, dan BEC. Kak Azizah, Farah, Kak Famel, Bang Bai, Bang Rahmat "Mr R", Bang Rusdi, terima kasih banyak ya. Semua kegiatan positif kalian sangat membantu.

Ketujuh, untuk dosen-dosen yang turut serta memberikan surat rekomendasi. Bu Renni Anggraini, Pak Isya, dan Pak Sofyan, terima kasih banyak. Mohon doanya untuk saya.

Kedelapan, terima kasih juga buat Dek Ci, Muhib, Ruby, Bang Ojan, Bang Wong, dan Gamal sudah ikut-ikutan direpotkan oleh aku. Untuk orang-orang yang gak aku sebutkan disini, aku juga terima kasih. Tetapi aku masih mengingat-ingat daftar orang-orang yang belum aku sebutkan.

==========================================================================


Kesembilan dan seterusnya... Akan saya tulis dikemudian hari.

7 komentar:

  1. Assalamualaikum. wr.wb.

    selamat ya..dik... atas keberhasilannya, saya juga termasuk orang yang sangat memimpikan mendapatkan beasiswa tersebut, tetapi satu hal yang membikin saya ragu bahwa saya akan berhasil adalah nilai toefle saya yang cuma mentok 400,tetapi saya akan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan beasiswa lpdp ini.
    eh....dik kmaren saat wawancaranya ditanya dengan bahasa inggris juga gk?

    terima kasih atas segala informasi dan segala masukannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mohon maaf, saya tidak melihat komentar ini. Wawancara bahasa indonesia.

      Selamat berjuang untuk toeflnya. perbanyak reading dan latihan setiap hari.

      Hapus
  2. test wawancara pakai bahasa inggris y mbak??

    BalasHapus
    Balasan
    1. mohon maaf, saya tidak melihat komentar ini. Wawancara bahasa indonesia.

      Hapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Pas wawancara berkas aslinya dibawa ga mba? Kayak ijazah, sertifikat toefl dll?

    BalasHapus
  5. moga menjadi inspirasi teman2 dari aceh selanjutnya......

    Mirza Fuadi

    BalasHapus