Disclaimer:
Ini hanya pendapatku, buah pikir yang terakumulasi dari edukasi
yang aku peroleh. Aku tidak beranggapan ibu dengan sufor lebih buruk atau lebih baik dari ibu yang memberikan ASI. Everybody has their own battle.:)
***
Ketika awal-awal kehamilan, aku berpikir, nanti kalau anak
lahir, aku akan memberikan ASI, baik secara langsung ataupun dengan menggunakan
botol. Jadi aku sudah punya list perlengkapan menyusui yang harus aku beli,
seperti pompa ASI, kantong ASI, tas ASI, botol dot, hingga aku berpikir untuk
membeli kulkas khusus untuk penyimpanan ASI.
Seiring berjalannya waktu, aku lebih banyak belajar tentang
meng-ASI, apa yang baik dan apa yang mudah dilakukan. Apa yang harus aku beli
dan dimana aku bisa berhemat. Jujur, sebagai calon ibu baru, aku masih banyak bingung.
Ditambah, aku masih golongan manusia mendang-mending.
Aku mencoba bertanya ke teman yang rata-rata sudah punya 2
sampai 3 anak, dan berusaha mengedukasi diri sendiri tentang per-ASI-an.
Rupanya ada istilah direct breast feeding (dbf), bingung puting, mama Eping
(Exclusive Pumping), LDR (Let-down reflex) sampai aku juga tau ada macam-macam
jenis media pemberian ASIP selain dot, agar membantu bayi tidak bingung puting
seperti cup feeder/gelas sloki, spuit, dan botol sendok asi. Aku beli semuanya.
Aku ingin yang terbaik untuk bayiku. Hingga sudah lahiran pun, aku masih
bingung mengambil keputusan, nanti akan gimana.
Keputusanku waktu itu sudah bulat, aku akan memberikan ASI
kepada bayiku. Namun masih belum memutuskan, apakah aku akan menggunakan dot
atau enggak. Masih teringat jelas, aku jadi sangat khawatir bayiku akan mengalami
bingung puting. Kalau aku memberikan dot, apakah bayiku akan tetap bisa dbf?
Akankah dia bingung puting? Itulah hal yang mengganggu pikiranku waktu itu.
Secara awam, ada banyak kelebihan dari dbf seperti lebih
bonding sama anak, lebih mudah dan praktis, dan tentunya lebih ekonomis. Kalau
secara medis dan ilmu pengetahuan, kalau tau manfaat dbf, sudah pasti berusaha untuk
dbf. Wawasan mempengaruhi pola pikir dan tindakan. Dan sesuatu yang banyak
manfaatnya, sudah pasti gak gampang dilakukan, baik secara fisik maupun psikologis/emosional.
Apalagi pada masa awal-awal melahirkan. Kalau menerapkan dbf, yang pertama ibu jadi
kurang tidur. Kurang tidur atau dikenal dengan sleep deprivation itu banyak
dampaknya ke kesehatan mental. Nanti aku coba bahas pengalaman aku tentang plus
minus dbf. Namun, untuk orang-orang agak ‘malas’ kayak aku, memang cocoknya
dbf. Aku malas cuci botol dan sterilkan botol. Ku ingin tidur jika ada waktu. Lebih
baik bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian. Hehehe.
Kalau aku lihat, ada banyak juga kelebihan dari penggunaan botol
susu. Ini aku bahas untuk penggunaan botol susu bagi ibu ASIP ya, bukan ibu
sufor. Kalau pakai botol, ibu jadi lebih punya waktu untuk diri sendiri. Bayi
bisa diasuh orang lain, terutama untuk ibu bekerja. Tapi kondisi aku, dari awal
lahir hingga adek bayi sudah 3 bulan walaupun sudah perah ASI, Oma adek bayi masih
ga berani ditinggal. Jadi kemanapun aku pergi, adek bayi selalu ikut. Kekurangannya
kalau secara awam, urusan cuci peralatan pumping plus botol dan sterilkan botol
itu sesuatu yang agak memberatkan. Mungkin aku yang tidak terbiasa dan tidak
cukup senjata untuk itu. Kalau secara medis, botol susu memang dipakai untuk bayi
dengan kondisi khusus, misalnya ada kekurangan dalam menyusu langsung ke
ibunya.
Terus kenapa ga pakai Media Pemberian ASIP?
Awal-awal adek bayi lahir ada pakai. Setiap hari adek bayi
dilatih minum pakai spuit dan sloki, tapi yang bisa kasih aku dan ayahnya. Oma
agak kesusahan dengan media pemberian ASIP. Terus karena kebiasaan dbf jadinya
jarang dipakai. Akhirnya Oma ngaku agak susah memberikan ASIP dengan sloki dan
spuit ataupun sendok. Adek bayi jadi tersedak dan banyak ASIP yang tumbah.
Makanya aku berusaha juga untuk mengajarkan adek bayi untuk minum ASIP dengan menggunakan
botol susu. Karena dari pengalaman teman, ada yang anaknya ga bisa pakai botol
dot.
Proses mengajarkan adek bayi untuk minum ASIP pakai bikin
deg-degan. Khawatir adek bayi jadi bingung putting. Dan khawatir juga kembung
dan menyebabkan kolik. Makanya produsen botol susu atau dot itu menggembar-gemborkan
dan berusaha meyakinkan konsumen kalau produk mereka yang terbaik. Anti kolik.
Rupanya, menyusui itu bukan perkara mudah. Banyak ibu yang
tidak bisa menyusui anaknya padahal mereka sangat ingin menyusui. Sama halnya
dengan bisa memberikan ASI secara langsung atau menggunakan dot secara
bersamaan bukan perkara mudah bagi sebagian orang. Di waktu yang seperti ini,
dukungan keluarga sangatlah penting.
Kondisi emosional perempuan baru melahirkan itu sangat
berbeda dengan saat kondisi normal. Perkataan yang mungkin kita anggap biasa
saja dapat membuatnya sedih dan marah. Ini bukan disengajai, tetapi mungkin
juga karena reaksi otak berbeda akibat perubahan hormonal tubuh dan kondisi
kurang tidur beberapa hari sejak kontraksi dimulai dan ketidaknyamanan tubuh
pada usia kehamilan tua.
Hari pertama hisyam lahir, ASI-ku baru keluar setetes demi
setetes. Bayiku belum bisa menghisap puting dengan sempurna. Aku belum tau cara
menyusui. Rupanya menyusui bukan hanya menempelkan puting ke mulut bayi lalu
air susu ibu keluar. Ada upaya ekstra disana, yaitu pelekatan. Ibu baru harus
belajar, bayi yang baru lahir juga belajar.
Aku beberapa kali memeras asiku untuk ditaruk dalam sloki, kemudian
suamiku meminumkan ke bayiku. ASI pertama bernama colostrum itu alhamdulillah
dirasakan oleh bayi laki-laki pertamaku.
Oh ya, di usia kehamilan 7 bulan, sebenarnya sudah keluar ASI.
Di kunjungan ke bidan, bidan memeriksa putingku. Beliau menyuruhku membersihkan
putting yang mulai ada gumpalan-gumpalan. Rupanya itu adalah ASI yang mengering. Setelah
melahirkan, aku baru tau kalau dokter hilwah adalah salah satu dokter yang
sangat pro menyusui. Dokter meresepkan Lactafar sejak usia kandunganku memasuki
trimester 3. Ketika sudah melahirkan aku baru tau, tujuannya untuk membantu
tubuh menghasilkan ASI lebih awal.
Ohya, berikut beberapa items yang pernah aku beli selama proses menyusui.
Perlengkapan Menyusui:
Pompa ASI Manual Mama's Choice
Pompa ASI Elektrik Spectra
Kantong ASIP Mom Uung
Botol Susu Pigeon
Tas ASI / Cooler Bag - Ini aku belum beli hehe
Sabun cuci botol bayi Sleek Baby - Aku beli di Indomaret hehe
Untuk Ibu Menyusui
Suplemen Menyusui - Susu Almond
Suplemen Menyusui - Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold
Breastpad - Mama's Pad
Apron Menyusui - Natural Moms atau Malilkids
Nipple cream - Mom Uung - sudah beli alhamdulillah aku belum pernah pakai
Bra Menyusui - Pakai Daily atau pakai daily atau yang agak seksi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar