Selasa, 06 Juni 2023

Cerita Menyusui (1)

Disclaimer:

Ini hanya pendapatku, buah pikir yang terakumulasi dari edukasi yang aku peroleh. Aku tidak beranggapan ibu dengan sufor lebih buruk atau lebih baik dari ibu yang memberikan ASI. Everybody has their own battle.:)

***

Ketika awal-awal kehamilan, aku berpikir, nanti kalau anak lahir, aku akan memberikan ASI, baik secara langsung ataupun dengan menggunakan botol. Jadi aku sudah punya list perlengkapan menyusui yang harus aku beli, seperti pompa ASI, kantong ASI, tas ASI, botol dot, hingga aku berpikir untuk membeli kulkas khusus untuk penyimpanan ASI.

Seiring berjalannya waktu, aku lebih banyak belajar tentang meng-ASI, apa yang baik dan apa yang mudah dilakukan. Apa yang harus aku beli dan dimana aku bisa berhemat. Jujur, sebagai calon ibu baru, aku masih banyak bingung. Ditambah, aku masih golongan manusia mendang-mending.

Aku mencoba bertanya ke teman yang rata-rata sudah punya 2 sampai 3 anak, dan berusaha mengedukasi diri sendiri tentang per-ASI-an. Rupanya ada istilah direct breast feeding (dbf), bingung puting, mama Eping (Exclusive Pumping), LDR (Let-down reflex) sampai aku juga tau ada macam-macam jenis media pemberian ASIP selain dot, agar membantu bayi tidak bingung puting seperti cup feeder/gelas sloki, spuit, dan botol sendok asi. Aku beli semuanya. Aku ingin yang terbaik untuk bayiku. Hingga sudah lahiran pun, aku masih bingung mengambil keputusan, nanti akan gimana.

Keputusanku waktu itu sudah bulat, aku akan memberikan ASI kepada bayiku. Namun masih belum memutuskan, apakah aku akan menggunakan dot atau enggak. Masih teringat jelas, aku jadi sangat khawatir bayiku akan mengalami bingung puting. Kalau aku memberikan dot, apakah bayiku akan tetap bisa dbf? Akankah dia bingung puting? Itulah hal yang mengganggu pikiranku waktu itu.

Secara awam, ada banyak kelebihan dari dbf seperti lebih bonding sama anak, lebih mudah dan praktis, dan tentunya lebih ekonomis. Kalau secara medis dan ilmu pengetahuan, kalau tau manfaat dbf, sudah pasti berusaha untuk dbf. Wawasan mempengaruhi pola pikir dan tindakan. Dan sesuatu yang banyak manfaatnya, sudah pasti gak gampang dilakukan, baik secara fisik maupun psikologis/emosional. Apalagi pada masa awal-awal melahirkan. Kalau menerapkan dbf, yang pertama ibu jadi kurang tidur. Kurang tidur atau dikenal dengan sleep deprivation itu banyak dampaknya ke kesehatan mental. Nanti aku coba bahas pengalaman aku tentang plus minus dbf. Namun, untuk orang-orang agak ‘malas’ kayak aku, memang cocoknya dbf. Aku malas cuci botol dan sterilkan botol. Ku ingin tidur jika ada waktu. Lebih baik bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian. Hehehe.

Kalau aku lihat, ada banyak juga kelebihan dari penggunaan botol susu. Ini aku bahas untuk penggunaan botol susu bagi ibu ASIP ya, bukan ibu sufor. Kalau pakai botol, ibu jadi lebih punya waktu untuk diri sendiri. Bayi bisa diasuh orang lain, terutama untuk ibu bekerja. Tapi kondisi aku, dari awal lahir hingga adek bayi sudah 3 bulan walaupun sudah perah ASI, Oma adek bayi masih ga berani ditinggal. Jadi kemanapun aku pergi, adek bayi selalu ikut. Kekurangannya kalau secara awam, urusan cuci peralatan pumping plus botol dan sterilkan botol itu sesuatu yang agak memberatkan. Mungkin aku yang tidak terbiasa dan tidak cukup senjata untuk itu. Kalau secara medis, botol susu memang dipakai untuk bayi dengan kondisi khusus, misalnya ada kekurangan dalam menyusu langsung ke ibunya.

Terus kenapa ga pakai Media Pemberian ASIP?

Awal-awal adek bayi lahir ada pakai. Setiap hari adek bayi dilatih minum pakai spuit dan sloki, tapi yang bisa kasih aku dan ayahnya. Oma agak kesusahan dengan media pemberian ASIP. Terus karena kebiasaan dbf jadinya jarang dipakai. Akhirnya Oma ngaku agak susah memberikan ASIP dengan sloki dan spuit ataupun sendok. Adek bayi jadi tersedak dan banyak ASIP yang tumbah. Makanya aku berusaha juga untuk mengajarkan adek bayi untuk minum ASIP dengan menggunakan botol susu. Karena dari pengalaman teman, ada yang anaknya ga bisa pakai botol dot.

Proses mengajarkan adek bayi untuk minum ASIP pakai bikin deg-degan. Khawatir adek bayi jadi bingung putting. Dan khawatir juga kembung dan menyebabkan kolik. Makanya produsen botol susu atau dot itu menggembar-gemborkan dan berusaha meyakinkan konsumen kalau produk mereka yang terbaik. Anti kolik.

Rupanya, menyusui itu bukan perkara mudah. Banyak ibu yang tidak bisa menyusui anaknya padahal mereka sangat ingin menyusui. Sama halnya dengan bisa memberikan ASI secara langsung atau menggunakan dot secara bersamaan bukan perkara mudah bagi sebagian orang. Di waktu yang seperti ini, dukungan keluarga sangatlah penting.

Kondisi emosional perempuan baru melahirkan itu sangat berbeda dengan saat kondisi normal. Perkataan yang mungkin kita anggap biasa saja dapat membuatnya sedih dan marah. Ini bukan disengajai, tetapi mungkin juga karena reaksi otak berbeda akibat perubahan hormonal tubuh dan kondisi kurang tidur beberapa hari sejak kontraksi dimulai dan ketidaknyamanan tubuh pada usia kehamilan tua.

Hari pertama hisyam lahir, ASI-ku baru keluar setetes demi setetes. Bayiku belum bisa menghisap puting dengan sempurna. Aku belum tau cara menyusui. Rupanya menyusui bukan hanya menempelkan puting ke mulut bayi lalu air susu ibu keluar. Ada upaya ekstra disana, yaitu pelekatan. Ibu baru harus belajar, bayi yang baru lahir juga belajar.

Aku beberapa kali memeras asiku untuk ditaruk dalam sloki, kemudian suamiku meminumkan ke bayiku. ASI pertama bernama colostrum itu alhamdulillah dirasakan oleh bayi laki-laki pertamaku.

Oh ya, di usia kehamilan 7 bulan, sebenarnya sudah keluar ASI. Di kunjungan ke bidan, bidan memeriksa putingku. Beliau menyuruhku membersihkan putting yang mulai ada gumpalan-gumpalan. Rupanya itu adalah ASI yang mengering. Setelah melahirkan, aku baru tau kalau dokter hilwah adalah salah satu dokter yang sangat pro menyusui. Dokter meresepkan Lactafar sejak usia kandunganku memasuki trimester 3. Ketika sudah melahirkan aku baru tau, tujuannya untuk membantu tubuh menghasilkan ASI lebih awal.

Ohya, berikut beberapa items yang pernah aku beli selama proses menyusui. 

Perlengkapan Menyusui:

Pompa ASI Manual Mama's Choice

Pompa ASI Elektrik Spectra

Kantong ASIP Mom Uung

Botol Susu Pigeon

Sikat Botol Susu Kottoville

Tas ASI / Cooler Bag - Ini aku belum beli hehe

Sabun cuci botol bayi Sleek Baby - Aku beli di Indomaret hehe

Rak Pengering Botol Susu

 

Untuk Ibu Menyusui

Lactafar

Suplemen Menyusui - Susu Almond

Suplemen Menyusui - Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold

Breastpad - Mama's Pad

Wadah penampung ASI

Apron Menyusui - Natural Moms atau Malilkids

Nipple cream - Mom Uung - sudah beli alhamdulillah aku belum pernah pakai 

Bra Menyusui - Pakai Daily atau pakai daily atau yang agak seksi

Baju Menyusui

Tidak ada komentar:

Posting Komentar