Rabu, 29 April 2020

" the new normal"

Banda Aceh, 29 April 2020

Ada satu orang di grup liqo sering bertanya, "Kak, kapan kita balik lagi ke kondisi normal?"

Beberapa waktu yang lalu, jawabanku, "tidak tau."

Atau kakak-kakak yang lain akan jawab, kita berdoa agar secepatnya ya."

Namun, setelah ikut seminar series kemarin, aku jadi punya ilmu baru. Kita tidak akan kembali lagi ke kondisi normal.
Setelah pandemi ini berakhir, kita, jika Allah beri sehat dan umur, akan beralih ke fase "the new normal".

Apa itu "the new normal"?

Menurut sebuah riset dari NTU, the new normal adalah sebuah kondisi yang tercipta karena hasil adaptasi dari keadaan saat pandemi COVID19 ini terjadi.

Beberapa hal yang mungkin akan terjadi ketika pandemi berakhir (in the new normal) :

sepertinya kita akan lebih memperhatikan kebersihan.

Penggunaan media digital akan lebih banyak digunakan. Orang-orang mulai terbiasa dengan virtual meeting/conference via online.
Akan ada istilah Work From Home (WFH) dan lazim dilakukan.
Kegiatan-kegiatan di atas membuat kebutuhan akan perjalanan berkurang.
We don't need to travel anymore to fulfill our daily need.
Kita juga lebih terbiasa dengan belanja online.
Disini "trust" antara seller dan buyer berperan penting dan juga ada kontribusi terhadap kemajuan di sistem logistik perkotaan juga.
Namun, disisi lain, jumlah perjalanan atau kebutuhan akan perjalanan berkurang.

Dan yang jadi pertanyaan, how the new normal affected to transportation sector in small city?
>> behaviors change during pandemic (the result of adaptation process toward COVID19 pandemic)
>> decrease the need of travel demand
>> increase the need of urban logistic system

survey!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar