sejak adek bisa merangkak dan mulai berdiri, perkembangan emosinya juga berkembang. dia sudah punya "will" atau keinginan/kemauan. kadang-kadang, dia sudah tidak mau digendong. dia mulai suka eksplorasi. bergerak kesana kemari. begitu juga kebiasaan mandi yang mulai berubah. kalau dulu dia bisa dipegang dan akan berdiri, akhir desember kemarin, dia sudah tidak mau mandi dengan dipegang. dia mau bergerak kesana kemari. duduk dan merangkak sesuai dengan keinginannya. memegang benda yang ingin dipegang, termasuk selang air dan gayung.
kesabaran ibu pun diuji. agar tidak 'buluk' sepenjang hari, ibu biasanya mandi dan bersiap sebelum memandikan adek. karena setelah memandikan adek, ibu bisa langsung menyusui atau memberi makan.
dulu adek sering kedinginan dengan bibir bergetar. tapi adek belum tau harus naik ke atas ibu. seiring perkembangan adek, saat kedinginan atau tidak nyaman, adek akan merangkak ke atas ibu. tidak hanya diam di tempat dengan dagu yang bergetar.
adek 'mancat' ke ibu. alhasil, baju ibu selalu basah.
awalnya ibu merasa 'keberatan' dengan kondisi sudah rapi dan pakai baju bagus, tetapi adek malah naik ke atas ibu dan menjadi basah lagi. ibu kesal dan mulai 'merepet'.
"adek, jangan naik ke atas ibu." atau "adek, duduk dulu yang benar." dan bermacam-macam kalimat perintah lainnya ketika pergerakan adek tidak sesuai keinginan ibu.
namun, setelah ibu agak 'besar suara' sama adek, sering kali ibu menyesal. ibu sering intropeksi ketika sendiri.
adek bersikap seperti itu karena kedinginan. he does something to protect himself from cold.
seharusnya ibu bersyukur dengan perkembangan adek. ibu mengubah mindset ibu. ibu mempersiapkan diri dan pakaian yang boleh untuk dibasahkan oleh adek. sekarang, ibu rela berbasah-basah dan merasa senang memandikan adek. karena itu adalah waktu ibu bisa bersama adek dan membersamai perkembangan adek.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar