Monday, December 18, 2017
Aku terbangun ketika jam sudah menunjukkan pukul 10 pagi.
Bergegas mandi dan menuju ke bandara. Aku akan ke Bandung hari ini.
“Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih jauh
dari itu melibatkan perasaan, yang bersamaku ketika sunyi”
Pidi Baiq
Bukan hanya Pak Pidi Baiq, begitu juga untukku. Bandung
bukan sekedar suatu kota yang pernah aku tinggali. Kota ini lebih dari itu.
Kota kenangan. Kalau kata Yurda, “Bandung dan kaliannya” itu yang akan dirindukan.
Kembali ke Bandung rasanya seperti ‘setengah’ pulang
kampung. Rasa aman dan familiar. Berbeda dengan Makassar yang belum melekat di
diriku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar