ternyata, salah satu pengalaman yang aku dapat saat menjadi ibu adalah emosiku seperti roller coaster. Pagi ini aku bangun pukul 5.30. Aku masak sup dan membuat ikan goreng tepung. Jam 7 semua sudah selesai. Aku mandi, memandikan anak, memakaikan baju anak, menyuapi anak makan pagi.
Aku menyiapkan keperluan anak untuk dibawa. aku mempersiapkan makanan untuk dibawa. semua aku lakukan. semalam aku sudah menyicil untuk menyapu dan mencuci piring. Pukul 07.53. Aku hendak memakai riasan wajah. Ketika aku masuk kamar, rupanya tempat tidur masih berantakan. Aku mulai jenuh. Rasanya kemanapun aku pergi ke rumah ini pasti ada yang harus aku kerjakan.
Aku menarik napas dan membersihkan tempat tidur. Aku mulai stress. Aku ingin sendiri. Tapi disaat bersamaan, suamiku membawa anak ke kamar belakang. Aku meminta waktu sebentar untuk sekedar sisir rambut dengan tenang. Aku mulai menangis.
"Boleh sebentar dulu aku sendiri?"
Aku ingin sisir rambut sendiri. Karena aku kelelahan. aku punya pekerjaan kantor yang harus aku kerjakan. dan sekarang bahkan aku lupa apa pekerjaan yang harus aku kerjakan. karena kemanapun aku melangkah di rumah ini, ada saja yang harus aku bereskan.
dalam kondisi ini, aku selalu berdoa,
"Ya Allah berikan anakku dan suamiku kesehatan ya Allah. Beri saya kesehatan, kekuatan dan kesabaran."
Aku tau, itulah hal yang aku inginkan. Aku ingin bersama anak dan suamiku. Tapi pikiranku juga full dengan pekerjaanku.
Now, 10 minutes journal about my job. walaupun aku tau, aku ga yakin aku bisa mengerjakannya.
kita mulai dengan pengajaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar