Terbiasa dengan aktivitas yang padat, kadang-kadang membuat aku lupa bahwa ada tujuan hidup yang harus aku prioritaskan dan seharusnya ada waktu yang aku sisihkan untuk diri sendiri.
Tiga tahun terakhir, ada banyak kegiatan dan hal-hal baru yang terkadang membuat aku lupa, bahwa hidup perlu direncanakan.
If you fail to plan, you plan to fail, salah satu quote dari Benjamin Franklin.
Maternity leave dan semester break (bisa wfh) selama beberapa bulan ini membuat aku semacam step back satu langkah ke belakang.
Dikarenakan masih ingin merawat anak, aku membatasi diri untuk ambil beberapa pekerjaan dan kesempatan yang sebenarnya menggiurkan. Karena aku takut tidak bisa memenuhi kewajiban dari pekerjaan tersebut.
Berakhir, ketika anak tidur, aku banyak merenung, apa sih yang harus aku lakukan ke depan saat kembali aktif bekerja. Ada berpikir tentang hal-hal yang harus aku prioritaskan dan hal-hal yang membuat aku bahagia. Tidak cuma untuk gengsi atau cuan/uang.
Refleksi ini juga membuat aku menemukan nilai, apa yang harus dilakukan dan yang tidak perlu terlalu dikejar. Membuat aku mempunyai tujuan hidup.
Berikut ini beberapa hal yang aku lakukan selama cuti melahirkan dan bekerja dari rumah di sela-sela mengurus bayi:
1. Merencanakan karir
Beberapa tahun ini, banyak hal yang tertunda karena kesibukan yang tidak "jelas". Mungkin aku terlihat sibuk dan produktif, tetapi long term career terganggu. Jadi aku menulis Career Path Plan. Aku post career path plan sebelumnya. Dengan menuliskannya, ketika terdistraksi, aku akan kembali ke jalur yang benar.
2. Manajemen aset dan finansial
Sejak tahun 2022, aku sudah mulai investasi. Aku dan suami juga sudah mulai mencatat pengeluaran bulanan kami. Walaupun kami belum bisa berhemat, setidaknya kami sudah punya history daftar kebutuhan hidup. Mulai tahun ini, aku akan mencatat aset lebih rinci dan akan fokus budgeting. Dan rencananya mau membuat video budgeting.
3. Menemukan hobi kembali
Kalau dulu, kerja sudah kayak budak. Ga ada yang dipikirkan selain pekerjaan. Kreativitas hilang. Rasanya, selain bekerja, tidak ada hal yang menyenangkan. Lupa cara bersenang-senang. Lupa cara berempati. Hingga lupa, harus punya hobi yang produktif.
Hamil, melahirkan dan merawat newborn merupakan pengalaman baru bagaikan roller coaster. Kadang senang (berada diatas), kadang sedih, dan kadang khawatir yang berlebihan. Ada banyak keterbatasan. Jangankan memikirkan hobi, pemenuhan kebutuhan pokok sebagai manusia saja kadang terlewatkan.
Beberapa bulan berlalu, dan belum kembali bekerja di kampus, membuat aku punya waktu lebih banyak. Aku jadi ingat lagi, hobiku menulis. Dan sekarang, media blog seperti ini tidak 'in' seperti dulu. Orang-orang sudah berpindah ke Vlog dan mini vlog seperti instagram.
Jadi, aku sekarang mencoba konsisten menulis blog lagi. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan story telling, dan nantinya dikemas dalam bentuk konten instagram ataupun vlog agar lebih visual.
4. Melakukan hal yang sudah lama ditunda: Membaca
Tidak ada komentar:
Posting Komentar